Penyebab Ketombe Pada Pria

Penyebab Ketombe Pada Pria

Manfaat Mandi Pagi Bagi Kesehatan , Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh , Efek Jarang Mandi Pagi dan Sore , Bahaya Mandi Malam Hari , Cara Menjaga Kesehatan , Manfaat Ikan Gabus , Khasiat Ekstrak Cacing Untuk Kesehatan , Manfaat Daun Pandan Untuk Pria , Penyebab Ketombe Pada Pria

Penyebab Ketombe Pada Pria

Ketombe (juga disebut sindap dan kelemumur; dengan nama ilmiah Pityriasis capitis) adalah pengelupasan kulit mati berlebihan di kulit kepala. Sel-sel kulit yang mati dan terkelupas merupakan kejadian alami yang normal bila pengelupasan itu jumlahnya sedikit. Namun, ada orang yang mengalami secara terus menerus (kronis ataupun sekali-sekali, pengelupasan dalam jumlah yang besar yang diikuti dengan pemerahan dan iritasi. Kebanyakan kasus ketombe dapat disembuhkan dengan sampo khusus atau pengobatan bebas.

Ketombe dapat juga merupakan gejala seborrhoeic dermatitis, psoriasis, infeksi jamur atau kutu rambut. Bila mengalami ketombe, menggaruk kepala secara berlebihan harus dihindari. Menggaruk bagian tersebut dapat menyebabkan kerusakan kulit, yang selanjutnya dapat meningkatkan risiko infeksi, terutama sekali dari bakteri staphylococcus aureus dan streptococcus. Walaupun infeksi bakteri ini merupakan risiko terbesar dari ketombe, kebanyakan orang akan menemukan bahwa ketombe dapat menyebabkan isu sosial hilangnya kepercayaan diri bagi penderitanya. Oleh karenanya, pengobatan segera menjadi sangat penting untuk murni alasan sosial. Berikut ini kami akan memberikan anda apa saja Penyebab Ketombe Pada Pria :

1. Kulit kering

Tak hanya rambut berminyak, kulit kering merupakan penyebab umum timbulnya ketombe dan pengelupasan pada kulit. Kulit kering yang cenderung lebih cepat rusak dan mudah mengelupas akan menimbulkan serpihan kulit mati kecil yang berupa ketombe. Selain di kulit kepala, beberapa orang juga mengalami kulit kering di kaki dan tangan.

2. Kulit berminyak

Dermatitis seboroik (seborrheic dermatitis) yang paling ringan adalah timbulnya ketombe. Penyakit ini dapat menimbulkan efek kemerahan, berminyak dan penutupan berupa sisik putih atau kuning. Dermatitis seboroik terjadi tak hanya di kulit kepala, terkadang juga di alis, telinga bagian belakang maupun hidung. Perubahan musim dan stress dapat mempengaruhi timbulnya dermatitis seboroik.

3. Jamur

Pada tahun 2007 ditemukan bahwa jamur yang menjadi penyebab adanya ketombe adalah Malassezia globosa yang dapat meningkatkan jumlah ketombe sebesar 1,5 hingga 2 kali lipat dibandingkan kulit kepala normal. Peningkatan jamur malassezia akan menjadi lebih tinggi jika rambut berminyak, karena jamur ini mendapat makanan dari minyak yang keluar dari folikel rambut. Hal ini dapat mengiritasi kulit kepala dan menyebabkan timbulnya lebih banyak sel kulit mati.

4. Psoriasis

Psoriasis merupakan salah satu jenis penyakit kulit yang membentuk lapisan kulit tebal seperti perak sebagai akibat dari penumpukan sel kulit mati. Selain terdapat di kulit kepala, psoriasis juga umum terjadi di siku dan lutut.

5. Perubahan hormon

Perubahan hormon seperti mengkonsumsi obat hormonal estrogen dan testosterone dapat menimbulkan efek pemunculan ketombe. Begitu juga perubahan hormon pada masa pubertas pada setiap orang.

6. Stress

Stress dapat menjadi penyebab timbulnya ketombe pada pria. Hal ini disebabkan stress dapat mengakibatkan terjadinya perubahan hormon dalam tubuh yang akan mempengaruhi kinerja dan kondisi kulit kepala.

7. Imunitas menurun

Daya tahan tubuh yang terganggu dapat menyebabkan rentan terkena penyakit, pun dengan serangan ketombe. Memiliki penyakit HIV atau kanker  dan kondisi lain yang menyebabkan turunnya imunitas dapat menyebabkan kulit kepala mudah terkelupas.

8. Mengidap jenis penyakit tertentu

Penyakit yang dapat menyebabkan timbulnya ketombe adalah penyakit saraf parkinson, penyakit kulit seperti eksim dan penyakit lain yang dapat menyebabkan daya tahan tubuh menurun.

9. Intensitas waktu keramas

Jika seseorang jarang keramas, maka kelebihan minyak di rambut akan dapat menimbulkan pertumbuhan jamur yang dapat menyebabkan ketombe. Pun jika Anda terlalu sering keramas, juga dapat menghilangkan minyak dan membuat kulit kering, sehingga iritasi dan pengelupasan kulit juga dapat menimbulkan ketombe.

Oleh karena itu, dianjurkan memiliki intensitas waktu keramas yang teratur agar produksi minyak di rambut tidak berlebihan ataupun kekurangan sehingga menyebabkan kulit kepala kering. Selain itu, bilas rambut hingga benar-benar bersih ketika keramas karena sisa busa shampoo yang tertinggal juga dapat menimbulkan ketombe.

10. Produk perawatan rambut yang tidak cocok

Sensitivitas kulit kepala terhadap produk perawatan rambut tertentu (dermatitis kontak) dapat menimbulkan iritasi berupa kulit kemerahan dan gatal di kulit kepala yang pada akhirnya dapat memunculkan ketombe.

11. Usia

Ketombe lebih sering muncul dan dialami oleh orang dewasa  hingga orang lanjut usia. Masa pubertas juga rentan terhadap munculnya ketombe karena adanya perubahan hormon.

12. Genetik

Jika Anda memiliki keluarga yang mengidap masalah ketombe, maka Anda kemungkinan besar juga akan mengalami hal yang sama. Permasalahan kulit kepala berupa ketombe merupakan masalah kulit yang dapat menurun antar generasi.

13. Panas

Terlalu sering beraktivitas di bawah sinar matahari langsung termasuk salah satu penyebab timbulnya ketombe. Selain itu, panas di kulit kepala juga dapat ditimbulkan karena intensitas penggunaan hair-dryer yang terlalu sering. Penggunaan tutup kepala pada rambut yang masih basah juga merupakan salah satu penyebab timbulnya ketombe. Karena itu sebelum menggunakan tutup kepala, tunggu hingga rambut kering terlebih dahulu.

14. Pola makan

Pola makan yang buruk dan makanan yang tidak terlalu banyak mengandung gizi sangat tidak dianjurkan. Hal ini selain mempengaruhi kesehatan tubuh, juga berperan dalam perlindungan dan kesehatan kulit kepala. Kebutuhan akan zat besi (zinc) dan vitamin B sangat diperlukan untuk menghindari timbulnya ketombe di kulit kepala. Kekurangan asupan air putih, makan makanan berminyak dan asin secara berlebihan juga dapat memicu timbulnya ketombe.

15. Cuaca

Ketombe dapat muncul di cuaca yang dingin dan kering. Ditambah lagi dengan perubahan iklim yang tidak menentu dan paparan sinar matahari yang terlalu panas. Faktor-faktor tersebut dapat menimbulkan gatal dan memunculkan ketombe di kulit kepala.

Identifikasi terhadap penyebab masalah ketombe merupakan salah satu langkah penting dalam mengatasi permasalahan kulit kepala ini. Hal ini dikarenakan penyebab pada setiap individu dapat berbeda-beda. Mengetahui penyebabnya akan lebih mudah mencari solusi yang tepat karena ada banyak pilihan untuk mengatasi ketombe. Jika ketombe terus muncul, maka disarankan untuk meminta pertolongan medis agar tidak menjadi lebih kronis.

IndoPrimbon