Pahami Saat Menyukai Seseorang Dalam Diam

Pahami Saat Menyukai Seseorang Dalam Diam

Cinta , fakta cinta , fakta pria , fakta wanita , sifat pria yang disukai wanita , petunjuk bahwa kamu dan pasangan itu jodoh , fakta cinta yang harus kamu ketahui , tanda hubuganmu susah ke pelaminan , tanda gebetan sudah mulai ilfeel padamu , langkah langkah membuat wanita menyukai anda , Pahami Saat Menyukai Seseorang Dalam Diam

Pahami Saat Menyukai Seseorang Dalam Diam

Ciri ciri orang menyukai kita diam diam sangat mudah di terka baik oleh pria ataupun wanita. Banyak orang berkata bahwa jatuh cinta itu berjuta rasanya. Entah jatuh cinta secara terang-terangan, di mana kita dengan leluasa atau beraninya mengungkapkan perasaan cinta tersebut kepada orang yang kita cintai. Ataupun jatuh cinta secara sembunyi-sembunyi, di mana kita tidak punya keberanian untuk mengungkapkan perasaan cinta itu langsung kepada orang yang kita cintai. Yang bisa kita lakukan hanya diam dan memendam rasa cinta itu dengan harapan kelak dialah yang mengetahui bahwa sebenarnya kita mencintainya. Ya, tentu saja cinta yang seperti ini lebih rumit dari yang diduga. Nah berikut ini ada hal yang harus kamu pahami jika anda menyukai seseorang diam – diam . Memang bukanlah hal yang menyenangkan , cinta bertepuk sebelah tangan berharap ia akan menyukaimu balik itu hal yang mustahil jika anda hanya diam . Tetapi anda harus memahami bagaimana rasanya menyukai seseorang dalam diam :

1. Mengertilah, Bahwa Menyukai Siapapun adalah Hakmu. Tapi, Untuk Membalas Perasaanmu Tidak Pernah Jadi Kewajiban Orang Lain

Perkara hati dan perasaan rakyat, negara memang tidak mengatur dan mencatatnya dalam undang-undang. Mengapa? Karena perasaan adalah urusan pribadi. Begitu juga dengan perasaanmu – kamu bebas mencintai siapa saja dalam hidupmu, tapi untuk membalas perasaanmu, bukan jadi kewajibannya.

2. Kamu Menyukai Segala Sifat dan Fisiknya. Sayangnya, Kamu Belum Pasti Jadi Idamannya Sekalipun Berusaha Jadi Kesukaannya

Kamu menyukai sosoknya yang berkulit putih, hidung mancung dan bermata sipit. Perawakannya yang tenang menambah nilai plusnya di matamu. Apapun yang ada padanya, kamu cinta. Nah, yang sekarang wajib kamu tanamkan dalam diri adalah, tiap orang memiliki tipe dan kriterianya masing-masing. Bukan, bukan berarti ini tanda kamu tidak cantik atau sifatmu kasar. Kamu sudah cantik dan baik dengan apa adanya dirimu tanpa perlu dibuat-buat hanya supaya disukai. Kelak, akan ada seseorang yang akan menyukai kamu apa adanya kamu, dari kepala hingga ujung kaki, bahkan ketika kamu marah atau sedang senang hati.

3. Takut Kehilangan Pertanda Rasa Sukamu Tidak Benar-benar Tulus

Efek dari menyukai seseorang memang beragam. Salah satunya adalah keinginan untuk enggan melepaskan, rasanya menolak untuk berkedip barang sejenak. Ah, tapi sadarkah kamu, takut kehilangan adalah tanda jika kamu tidak benar tulus menyukainya. Karena jika benar tulus, kamu akan membiarkan dia pergi kemana saja dia mau, bahkan jika pahitnya kamu tahu, dia menyukai seseorang lain. Semata-mata karena kamu memahami konsep “jika dia memang jodohku, kemana pun dia pergi, dia akan kembali padaku.”

4. Level dari Menyukai Seseorang Tertinggi Ketika Tak Adanya Rasa Ambisi Besertanya

Pernah nggak kamu berpikir, bahwa bisa merasakan suka kepada orang lain saja sudah patutnya buat kamu bersyukur, pertanda bahwa kamu manusia ‘normal.’ Kamu bisa mengetahui dan menentukan seperti apa sosok yang baik untukmu. Tapi, kamu benar-benar dikatakan berhasil dalam menyukai seseorang, adalah ketika dalam perasaan tersebut, tidak tersembunyi ambisi. Apapun itu bentuk ambisinya, baik ambisi untuk selalu jadi yang terbaik, ambisi ingin jadi pusat perhatian, bahkan ambisi untuk dibalas perasaanmu. Yang kamu tahu, kamu menyukainya, dan tidak ada lagi yang lain.

5. Mari Membebaskan Hati, Menyukai Tanpa Ada Kata Tapi

Mari merayakan kemerdekaan Indonesia dengan membebaskan hati sendiri terlebih dahulu. Lebih berani untuk menerima janji Tuhan kalau ‘jika memang dia jodohmu, dia tidak akan jadi milik orang lain’. Tak perlu lagi menjatuhkan harga diri, bersikap dan berdandan yang bukan kamu agar disukai. Jalani kehidupanmu lebih tenang dan selaw lagi. Hilangkan kata ‘tapi’ tiap kamu belajar melepas ambisi. Yang perlu kamu lakukan kini, adalah memperjuangkan apa yang lebih layak diperjuangkan. Sebut saja cita-cita, pendidikan, dan kebahagiaan orangtua.

IndoPrimbon