Mitos Gaun Pengantin

Mitos Gaun Pengantin

4 Mitos Tentang Gaun Pengantin yang Nggak Sepatutnya Kamu Percaya!

Menjelang pernikahan, sebaiknya calon pengantin memikirkan segala hal yang baik-baik dan berdoa yang baik-baik pula. Meski terkadang tetap ada saja ucapan tentang mitos-mitos seputar pernikahan, baik dari orangtua sendiri maupun om dan tante.

Wajar sebenarnya. Sebab Indonesia yang kaya akan tradisi dan adat istiadat memang seakan masih belum bisa lepas dari kepercayaan warisan nenek moyang. Yuk, kenali apa saja Mitos Gaun Pengantin yang dipercayai hingga saat ini.

1. Menurut mitos, gaun pengantin yang sobek adalah pertanda buruk bagi bahtera rumah tangga

Kalau gaun pengantinmu sobek, apalagi pas hari pernikahanmu, siap-siap aja deh. Mitos mengatakan bahwa rumah tanggamu sudah mendapat pertanda buruk. Menyedihkan memang, tapi mitos menyebutkan bahwa rumah tanggamu akan berakhir dengan kematian sang pengantin pria. Hiii!

2. Jika kamu menjahit sendiri gaun pengantimu, maka tiap untaian benang akan menjelma jadi air mata di kemudian hari

Menurut mitos, jangan pernah menjahit gaun pengantinmu sendiri! Kenapa memangnya? Ternyata setiap jahitan yang dibuat oleh calon pengantin perempuan dipercaya akan berubah menjadi air mata yang akan menghiasi rumah tangganya di masa depan. Nggak ada yang mau hal ini terjadi kan, ladies?

3. Katanya, sarang laba-laba pada gaun pengantin menandakan keberuntungan. Katanya, lho!

Jika ada sarang laba-laba di gaun pengantinmu, mitos menyatakan bahwa hal tersebut membawa keberuntungan! Sang perempuan akan dianggap membawa rezeki dan pernikahannya akan langgeng.

4. Red Wedding Dress? A Big “No”!

Menurut budaya barat, menggunakan warna merah untuk jadi pilihan warna gaun pengantin adalah kesalahan super besar. Mengapa? Karena warna merah diasosiasikan dengan simbol kematian. Nggak heran kalau warna putih, gading dan cream jadi pilihan mereka. Bahan satin pun dilarang lho untuk digunakan oleh pengantin dan mereka disarankan memilih bahan sutera sebagai bahan gaun pengantinnya.

Well, bagaimana pun empat hal di atas merupakan mitos yang memang berkembang di masyarakat dan kebenarannya yang belum pasti. Alangkah baiknya bila kamu lebih fokus ke sesuatu yang lebih pasti: calon suamimu, misalnya?

IndoPrimbon