Kepribadian Seseorang Dari Kerapian Rumahnya

Kepribadian Seseorang Dari Kerapian Rumahnya

5 Cara Melihat Kepribadian Seseorang Berdasarkan Rumah

Apakah betul, kita dapat melihat kepribadian seseorang berdasarkan rumah?. Nah pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai Kepribadian Seseorang Dari Kerapian Rumahnya. Untuk itu mari kita simak ulasannya dibawah ini.

1. Orang yang menyembunyikan barang-barang di lemari biasanya dramatis

Lemari menjadi solusi cepat untuk membuat ruangan terlihat rapi. Biasanya, orang akan memilih menyimpan barang-barang gak berguna di lemari agar gak terlihat berantakan dari luar. Mulai dari baju yang sudah kekecilan, aksesori yang sudah gak terpakai, dokumen-dokumen lama, hingga barang-barang lain yang kurang berguna.

Orang seperti ini biasanya memiliki kepribadian dramatis. Dia hanya mementingkan penampilan luar daripada sifat asli. Dia akan menunjukkan sisi terbaiknya dalam melakukan sesuatu agar orang lain terkesan. Selain itu, dia akan lebih memilih untuk menata rumah dibanding membersihkannya.

2. Orang yang gak memiliki rencana biasanya akan membiarkan rumahnya rusak

Tinggal di rumah atau apartemen selama bertahun-tahun, pasti membutuhkan perbaikan secara berkala. Masalah seperti keran bocor, dinding retak, barang-barang yang semakin menumpuk tentu akan dihadapi semua orang. Namun, ada orang yang memilih untuk segera memperbaikinya dan ada juga yang membiarkannya begitu saja.

Orang yang memilih untuk membiarkan rumahnya rusak biasanya kurang memiliki rencana hidup ke depan. Mereka menganggap hal itu sebagai ketidaknyamanan sementara dan nanti akan ada keajaiban sehingga masalah tersebut bisa selesai dengan sendirinya. Mereka juga akan meyakinkan diri agar dapat bertoleransi dengan masalah yang ada. Terkadang, mereka terus mengharap bantuan dari luar yang dapat mengubah situasi saat ini.

3. Membiarkan tong sampah dan keranjang cucian menumpuk termasuk orang yang suka menunda

Beberapa orang menjadikan bersih-bersih rumah sebagai kegiatan rutin, tapi sebagian orang lainnya justru sebal dengan kegiatan ini. Sehingga, mereka lebih memilih untuk menundanya sampai kotoran di tempat sampah menumpuk atau pakaian di lemari telah habis.

Orang seperti ini memang termasuk tipe yang suka menunda pekerjaan. Mereka punya segudang alasan agar gak menyelesaikan pekerjaannya sekarang juga. Ada baiknya jika kamu memulai dari hal kecil, misalnya langsung membuang sampah atau langsung mencuci pakaian dua hari sekali. Sehingga, perasaan malasmu gak semakin bertambah ketika melihat barang-barang menumpuk dan berserakan. Kebiasaan seperti ini tentu akan kamu butuhkan dalam pekerjaan atau dalam menjalin hubungan dengan orang lain.

4. Meja kerja yang berantakan adalah indikator kepribadian yang kreatif dan inventif

Dari sisi psikologi, meja kerja menjadi tempat paling menarik untuk kepribadian seseorang. Sebagian orang akan memilah berkas-berkas dan menyusunnya rapi pada rak. Namun, sisanya lebih memilih untuk mencampurkan semua barangnya dan meletakkannya begitu saja di meja kerja.

Berbeda dengan ruang lainnya, meja kerja yang berantakan bukan berarti sesuatu yang buruk. Bisa saja orang seperti ini memiliki kreativitas dan kepercayaan diri yang tinggi. Mereka juga termasuk orang yang aktif, karena mereka akan menuangkan seluruh idenya ketika berada di meja kerja. Gak heran jika pada akhirnya meja kerjanya berantakan.

5. Orang yang terbiasa dengan kondisi dapur kotor memiliki kecenderungan depresi

Dapur seharusnya menjadi tempat terbersih di rumah, karena di sini lah kita memasak dan makan. Namun, bagaimana jika dapur penuh dengan makanan sisa, cucian piring, alat-alat memasak yang belum dibersihkan? Bukan hanya terlihat berantakan, hal ini juga dapat menyebabkan bakteri dan berbahaya bagi kesehatan.

Orang yang terbiasa dengan kondisi ini memiliki kecenderungan depresi. Mereka gak merasa membersihkan rumah adalah hal yang penting. Mereka pun gak menghargai diri sendiri, sehingga gak peduli dengan akibat yang akan muncul dari kondisi sekitarnya. Dengan melakukan pembersihan secara perlahan dapat membantumu melawan gejala depresi lho.

6. Orang yang memiliki rumah tanpa perabot memadai cenderung cuek dan gak dewasa

Beberapa orang memiliki rumah dengan sedikit barang. Mereka hanya menjadikan rumah sebagai tempat tidur. Gak ada lemari kulkas, televisi atau bahkan piring. Rumah seperti ini wajar jika penghuninya adalah pelajar atau orang yang hanya memiliki sedikit waktu di dalam rumah.

Namun, jika penghuninya lebih banyak menghabiskan rumah yang terlihat kosong itu, mengindikasikan beberapa masalah psikologis. Di antaranya yaitu ketidakdewasaan dan adanya perasaan gak ada orang yang akan tinggal di rumah itu selain dirinya. Orang dengan pikiran dewasa akan membuat rumahnya nyaman bukan hanya untuk dirinya, tapi juga untuk orang lain yang berkunjung.

7. Kamar mandi kotor menunjukkan bahwa orang tersebut benar-benar stres

Mandi menjadi salah satu cara untuk menenangkan perasaan. Namun, bagaimana orang bisa menikmati waktunya mandinya ketika kamar mandinya kotor? Belum lagi aroma yang kurang sedap akan mengganggu pikiran kita sehingga menjadi gak tenang ketika berada di kamar mandi.

Kamar mandi kotor dapat menunjukkan bahwa seseorang sedang stres. Dia gak memiliki hasrat untuk merawat diri sendiri. Dia juga gak punya banyak waktu untuk mengindahkan penampilannya.

8. Orang yang konservatif memiliki terlalu banyak barang di kamarnya

Ada orang yang suka menyimpan barang karena memiliki kenangan pada barang tersebut. Alhasil, banyak sekali barang yang menumpuk di kamarnya. Orang-orang seperti ini biasanya termasuk orang yang konservatif.

Mereka biasanya gak ingin mengubah keadaan. Sehingga mereka cenderung menyimpan terus-menerus barang-barang yang terlanjur disayang. Hal ini juga termasuk perilaku kompulsif dan neurosis, di mana orang sulit membuang sesuatu dan gak bisa berhenti untuk menyembunyikan sesuatu.

IndoPrimbon