Efek Samping Minyak Kelapa

Efek Samping Minyak Kelapa

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Cara Menghilangkan Jerawat Dengan Cepat , Cara Mengobati Eksim Basah , Ciri-Ciri Penyakit Bronkitis , Manfaat Air Kelapa Untuk Tubuh , Khasiat Alpukat , Manfaat Sagu , Cara Menghaluskan Kulit Wajah , Cara Menangani Gigi Ngilu , Cara Mengatasi Pengapuran Tulang , Efek Samping Minyak Kelapa

Efek Samping Minyak Kelapa

Minyak kelapa murni adalah minyak kelapa yang dibuat dari bahan baku kelapa segar, diproses dengan pemanasan terkendali atau tanpa pemanasan sama sekali, tanpa bahan kimia dan RDB.

Penyulingan minyak kelapa seperti di atas berakibat kandungan senyawa-senyawa esensial yang dibutuhkan tubuh tetap utuh. Minyak kelapa murni dengan kandungan utama asam laurat ini memiliki sifat antibiotik, anti bakteri dan jamur.

Minyak kelapa murni, atau lebih dikenal dengan Virgin Coconut Oil (VCO), adalah modifikasi proses pembuatan minyak kelapa sehingga dihasilkan produk dengan kadar air dan kadar asam lemak bebas yang rendah, berwarna bening, berbau harum, serta mempunyai daya simpan yang cukup lama yaitu lebih dari 12 bulan. Nah tahukah anda selain menyehatkan , jangan salah lho , minyak kelapa juga mempunyai efek samping , seperti berikut ini kami akan memberitahukan anda apasaja Efek Samping Minyak Kelapa :

  1. Sakit Kepala

Minyak kelapa yang kerap digunakan sebagai solusi untuk mengobati infeksi jamur biasanya justru mengakibatkan efek samping berupa sakit kepala pada penggunanya. Kondisi ini umumnya terjadi apabila infeksi terjadi karena sel-sel jamur terpecah oleh karena asam lemak dari minyak ini.

  1. Diare

Apakah Anda pernah menggunakan minyak kelapa sebagai pembasmi infeksi karena bakteri? Proses perlawanan antara kandungan minyak kelapa terhadap bakteri inilah yang kemudian mampu menyebabkan diare. Itulah mengapa, penting untuk Anda bisa mengonsumsi minyak kelapa tidak terlalu banyak dan hanya dalam takaran sedikit saja.

  1. Gangguan Kehamilan

Minyak kelapa rupanya tidaklah diperuntukkan bagi para wanita hamil. Dampak dari minyak kelapa dapat cukup buruk, apalagi pada kehamilan di dua trimester pertama. Selain kontraksi uterus, rupanya juga dapat terjadi menstruasi. Ini juga kemudian menjadi peningkat risiko kelahiran prematur atau yang lebih mengancam lagi adalah risiko keguguran.

  1. Mengganggu Kesehatan Jantung

Untuk mencegah jenis-jenis penyakit jantung, mengonsumsi lemak jenuh tentunya hanya boleh sedikit saja atau justru dihindari dan justru seharusnya lebih banyak mengasup lemak tak jenuh. Karena minyak kelapa berkandungan lemak jenuh cukup tinggi, maka mengonsumsinya sering-sering dan dalam takaran tinggi akan memperbesar potensi terkena gangguan kesehatan jantung.

Sebenarnya, lemak tak jenuh juga ada pada minyak kelapa, hanya saja terbukti bahwa kandungan lemak jenuh di dalam minyak kelapa alami virgin saja 90% ke atas. Tentu ini merupakan kadar lemak jenuh yang tergolong tinggi, oleh karena itu demi meminimalisir gangguan jantung, pastikan untuk menghindari konsumsi minyak kelapa terlalu banyak.

  1. Reaksi Alergi

Memberikan minyak kelapa pada anak rupanya dapat menyebabkan efek samping berupa reaksi alergi. Meski memberikan manfaat baik bagi tubuh anak, minyak kelapa juga berisiko menyebabkan timbulnya reaksi alergi yang kemudian berdampak pada tiroid yang kurang dapat bekerja dengan baik di mana istilah untuk hal ini adalah hipotiroidisme.

  1. Gangguan Pencernaan

Apabila pengonsumsi minyak kelapa memiliki kondisi malabsorbsi fruktosa, maka gangguan pencernaan bisa terjadi. Apabila Anda mengalami gangguan usus dan gejala serupa yang terjadi tepat setelah konsumsi minyak kelapa, Anda perlu segera memeriksakan diri ke dokter agar kondisi tidak berlanjut terlalu lama sehingga lebih sulit untuk menangani.

  1. Kolesterol Tinggi

Hati-hati bagi Anda yang memiliki risiko kolesterol tinggi dan penyakit jantung sebab minyak kelapa mampu meningkatkan potensi terkena kedua kondisi kesehatan tersebut. Perlu diingat bahwa minyak kelapa apabila dibandingkan dengan minyak zaitun dan minyak nabati lainnya ternyata tingkat keamanan dan kesehatannya masih tergolong kurang.

Benar bahwa minyak kelapa bisa dikonsumsi untuk meningkatkan kembali HDL rendah, namun jangan lupakan fakta bahwa kandungan lemak jenuhnya pun tinggi sehingga bila dikonsumsi terlalu sering dan banyak hanya akan membuat kolesterol jahat lebih mudah meningkat. Ketika kadar kolesterol jahat naik, otomatis berbagai jenis penyakit kronis pun dapat dengan mudah menyerang.

  1. Jerawat

Saat seseorang dengan jenis kulit berminyak mengonsumsi minyak ikan, maka ada kemungkinan risiko dari konsumsi ini adalah jerawat. Gangguan pada kulit bisa terjadi yang berasal dari asam laurat dari kelapa. Untuk menjaga kulit tetap bersih dan sehat, diperlukan penggunaan jenis minyak lain untuk dikombinasi bersama minyak kelapa.

  1. Hipotensi

Penggunaan minyak kelapa rupanya bisa juga memicu tekanan darah rendah atau hipotensi. Ini karena di dalam minyak kelapa terdapat asam lemak omega-9 yang memang menjadi penurun tekanan darah. Untuk Anda yang memang memiliki tekanan darah tinggi, mengonsumsi minyak kelapa memang menguntungkan, tapi jika kadar tekanan darah normal tentunya ini bisa meningkatkan potensi hipotensi.

  1. Kerusakan Hati

Minyak kelapa sebaiknya dihindari oleh para penderita penyakit hati atau penyakit gula. Masalah dapat hadir di saat proses konversi dari asam lemak menjadi energi saat disalurkan atau dikirimkan ke organ hati. Jika Anda tak ingin risiko gangguan kesehatan hati meningkat, tentunya hindari penggunaan minyak kelapa atau gunakan setelah berkonsultasi dengan dokter.

IndoPrimbon