Efek Samping Mengonsumsi Banyak Santan

Efek Samping Mengonsumsi Banyak Santan

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , minuman penyehat tubuh , dilarang melakukan hal ini setelah makan , mitos yang dipercaya dapat memperbesar payudara , manfaat bawang merah , olahraga yang efektif turunkan berat badan , makanan yang mencegah datangnya sakit , penyebab miss v bau , manfaat makanan pahit untuk kesehatan , efek samping mengonsumsi banyak santan

Efek Samping Mengonsumsi Banyak Santan

Santan, lengkapnya santan kelapa adalah cairan berwarna putih susu yang berasal dari parutan daging kelapa tua yang dibasahi sebelum akhirnya diperas dan disaring. Wujudnya yang tidak tembus cahaya dan rasanya yang kaya disebabkan oleh kandungan minyak, bagian terbesarnya adalah lemak jenuh. Santan kelapa adalah bahan makanan yang merakyat di Asia Tenggara, Asia Selatan, Karibia, dan Amerika Selatan. Santan ini jika dikonsumsi berlebihan juga tidak bagus lho . Berikut ini kami akan memberikan efek samping santan yang akan membahayakanmu :

1. mengandung banyak lemak jenuh

Sudah menjadi rahasia umum kalau santan banyak mengandung lemak jenuh. Zat ini ternyata dapat menyebabkan kolesterol tinggi dalam tubuh kita. Jika dibiarkan, kolesterol dapat menyumbat aliran darah dan memicu penyakit jantung koroner yang sangat berbahaya. Satu cangkir santan mengandung 40 gram lemak dalam sekali konsumsi. Coba hitung berapa banyak kandungan santan yang tercampur pada makanan kita saat Lebaran?

2.dapat menyebabkan alergi

Kalau kamu punya alergi terhadap kacang-kacangan, santan ternyata juga bisa memicu iritasi dan kemerahan pada kulit! Meski terbuat dari kelapa, nyatanya santan mengandung kacang pohon loh. Jika kamu terlalu banyak mengonsumsinya, maka jangan heran bila timbul ruam dan gatal pada sekujur tubuh. Parahnya lagi, pencernaan juga bisa terganggu dengan munculnya rasa mual, diare, hingga muntah. Nggak mau kan menyambut hari raya dengan perut yang tersiksa?

3.dapat menaikkan berat badan

Ingin berat badan tetap ideal setelah melewati hari raya? Selain dengan rajin berolahraga, kamu juga harus mengontrol makanan yang dikonsumsi setiap harinya, Bela. Bukan hanya makanan yang digoreng, nyatanya santan juga musuh besar yang dapat menggagalkan proses diet loh. Dengan banyaknya kandungan lemak jenuh dan kalori yang tinggi, santan dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Bukannya melarang, sebaiknya makan dengan porsi yang cukup dan nggak berlebihan agar berat badan nggak melonjak.

4. dapat menimbulkan kolestrol tinggi

Bukan hanya orang tua, kamu yang memiliki riwayat dan risiko tinggi dengan penyakit kardiovaskular pun harus bisa menahan diri dari makanan yang mengandung banyak santan. Tubuh akan memberi reaksi keras dan meningkatkan kolesterol dalam darah sehingga berbahaya bagi kesehatan jantung. Tetapi jangan khawatir, Bela! Bukan berarti kamu nggak boleh mengonsumsinya sama sekali loh. Cukup batasi saja asupanmu ke dalam porsi yang lebih kecil.

Ngga enak kan rasanya kalau perut mengalami kembung akibat sembelit? Nah, mengonsumsi santan dengan berlebihan ternyata dapat menyebabkan masalah pencernaan pada beberapa orang. Hal ini dikarenakan santan nggak memiliki kandungan serat yang cukup. Ditambah lagi, makanan kering yang mengandung banyak gula juga membuat tubuh kekurangan serat sehingga menghambat tubuh dalam proses defekasi atau mengeluarkan sisa-sisa hasil metabolisme.

6. mengandung banyak gula

Walaupun kamu mengonsumsi santan tanpa tambahan pemanis, kamu tetap berisiko menyerap jumlah gula dalam kadar yang tinggi. Jika santan tanpa pemanis mengandung 2,1 gram gula per 1 ons, maka kandungan tersebut akan bertambah banyak apabila ditambahkan pemanis. Hal ini dapat menyebabkan kegemukan. Nah, semakin yakin kan santan dapat menggangu proses diet yang kamu lakukan selama ini!

7. tinggi kalori

Memang sih santan dapat memberikan rasa gurih dan nikmat pada makanan. Sayangnya, dalam satu cangkir santan murni, kamu telah mengonsumsi 550 kalori. Jumlah Ini hampir sepertiga dari kalori yang kamu butuhkan per harinya. Untuk itu, mengonsumsi makanan yang mengandung santan setiap harinya dapat berbahaya bagi kesehatan tubuh.

8. dapat menyebabkan malabsorpsi fruktosa

Kandungan mono-sakarida dan poliol dalam santan dapat meningkatkan risiko gangguan usus. Hal ini disebabkan oleh kandungan gula yang terdapat pada santan sehingga memicu pertumbuhan bakteri di usus kecil. Akibatnya penyebaran fruktosa yang nggak merata membuat terjadinya berbagai gangguan pencernaan

IndoPrimbon