Ciri Ciri Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Ciri Ciri Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Makanan Yang Mengandung Vit C Tinggi , Makanan Kaya Serat Alami , Infeksi Saluran Kencing , Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh , Bahaya Kafein , Cara Menghilangkan Bekas Luka , Cara Merawat Lensa Kontak , Pertolongan Pertama Untuk Luka Bakar , Penyakit Paling Mematikan di Dunia , Ciri Ciri Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Ciri Ciri Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Hipertensi adalah nama lain dari tekanan darah tinggi. Tekanan darah itu sendiri adalah kekuatan aliran darah dari jantung yang mendorong dinding pembuluh darah (arteri). Kekuatan tekanan darah ini bisa berubah dari waktu ke waktu, dipengaruhi oleh aktivitas apa yang sedang dilakukan jantung (misalnya sedang berolahraga atau dalam keadaan normal/istirahat) dan daya tahan pembuluh darahnya.

Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah lebih tinggi dari 140/90 milimeter merkuri (mmHG). Angka 140 mmHG merujuk pada bacaan sistolik, ketika jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Sementara itu, angka 90 mmHG mengacu pada bacaan diastolik, ketika jantung dalam keadaan rileks sembari mengisi ulang bilik-biliknya dengan darah.

Perlu diketahui bahwa tekanan sistolik adalah tekanan maksimal karena jantung berkontraksi, sementara tekanan diastolik adalah tekanan terendah di antara kontraksi (jantung beristirahat). Berikut ini kami akan memberikan informasi seputar Ciri Ciri Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya :

Penyebab Tekanan Darah Tinggi

Ada banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya tekanan darah tinggi. Seperti karena pola makan yang tidak sehat dan pola hidup yang tidak sehat. Berikut ini akan disebutkan faktor-faktor penyebab yang dapat memicu terjadinya tekanan darah tinggi.

  • Garam

Garam yang dikonsumsi dengan jumlah yang terlalu banyak akan menjadi sangat berbahay bagi penderita darah tinggi dan para penderita penyakit jantung. Bagi penderita darah tinggi dan penyakit jantung disarankan agar mampu mengontrol asupan garam yang masuk ke dalam tubuh, asupan yang dimaksud tentu saja memiliki nilai takaran yang berbeda (lebih sedikit) jika dibandingkan dengan orang yang tidak terkena darah tinggi.

  • Gula

Gula dapat menjadi penyebab terjadinya obesitas. Dan kaitannya dengan darah tinggi adalah bahwa kebanyakan dari penderita darah tinggi adalah mereka yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas. Maka dari itu, menjaga asupan gula ke dalam tubuh juga merupakan langkah awal menjaga diri dari tekanan darah tinggi. Terlebih terhadap pemanis buatan – kita harus lebih berhati-hati terhadap pemanis buatan.

  • Lemak jenuh & trans

Lemak jenuh dan trans berpotensi meningkatkan koleterol jahat (LDL) dalam tubuh kita. Semakin meniktanya LDL dalam tubuh maka hal tersebut akan memperburuk hipertensi yang terjadi. Adapun contoh makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi adalah: kulit ayam, daging merah (kambing dan sapi), susu full cream, serta mentega.

  • Kafein

Kafein yang terkandung dalam kopi atau dalam minuman dan makanan lain akan menyebabkan peningkatan tekanan darah dalam tubuh. Maka dari itu seyogyanya untuk para penderita darah tinggi agar dapat mengurangi mengkonsumsi segala jenis minuman dan makanan yang mengandung kafein.

  • Alkohol

Alkohol sangat berbahaya jika dikonsumsi oleh penderita darah tinggi, alkohol akan mengakibatkan tidak efektifnya fungsi dari obat tekanan darah yang sedang digunakan. Bahaya alkohol bagi penderita darah tinggi dapat menyebabkan kematian.

  • Usia

Semakin tua usai seseorang makan akan semakin tinggi resiko terkena tekanan darah tinggi. Mengapa?. Karena seiring bertambahnya usia, maka elastisitas pembuluh darah seseorang akan semakin berkurang. Dan hal tersebut akan berujung pada darah tinggi dan berbagai dampak lainnya.

  • Stres

Stres dapat meningkatkan tekanan darah. Hal ini disebabkan karen saat stres hormon adrenalin dalam tubuh akan meningkat dan jantung akan memompa lebih cepat dari normal, dengan terjadinya hal tersebut maka tekanan darah dalam tubuh pun akan meningkat.

Benarkah Darah Tinggi Karena Keturunan?

Keturunan adalah salah satu faktor terjadinya tekanan darah tinggi dalam diri kita, namun faktor keturunan bukanlah satu-satunya penyebab terjadinya tekanan darah tinggi. Bahkan dalam kebanyakan kasus, pola makan dan pola hidup yang kurang sehat menjadi penyebab utama hipertensi atau tekanan darah tinggi.Tetapi, jika kita memiliki orang tua yang mempunyai riwayat penyakit darah tinggi, maka tidak ada salahnya jika kita melakukan tindakan pencegahan terhadap diri kita, mengingat keturunan adalah salah satu faktor yang memicu terkena darah tinggi.

Darah Tinggi Menyebabkan Stroke

Ada beberapa bahaya akibat tekanan darah tinggi yang harus kita ketahui demi meningkatkan kewaspadaan kita. Salah satu akibat yang ditimbulkan adalah tekanan darah tinggi dapat menyebabkan atau memicu penyakit stroke. Namun tidak hanya stroke, ada beberapa penyakit lain yang dipicu oleh takanan darah tinggi atau hipertensi, yaitu serangan jantung, kolesterol tinggi, serta gangguan yang terjadi pada fungsi ginjal.

Ciri Ciri Darah Tinggi

Ciri-ciri dari darah tinggi cukup penting di ketahui, hal untuk mengetahui saat kita atau orang-orang terdekat terkena tekanan darah tinggi. Tentunya demi mendapatkan pengobatan lebih cepat, dan meminimalisir dampak buruk yang yang dapat ditimbulkan. Apa saja ciri-cirinya?. Berikut ini adalah penjelasannya.

  • Sakit Kepala atau Pusing

Sakit kepala atau pusing adalah ciri-ciri yang paling umum yang sering dialami oleh penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi, terlebih lagi jika penderita memiliki tekanan yang terlampau tinggi. Namun sakit kepala sering kali tidak disadari sebagai ciri-ciri darah tinggi.

  • Mual dan Muntah

Mual dan muntah telah menjadi gejala umum bagi penyakit-penyakit lain. Namun yang perlu kita ketahui bahwa mual dan muntah yang terjadi bisa dikarenakan tekanan darah tinggi, biasanya disertai juga dengan pandangan yang berkunang-kunang dan napas yang dangkal dan cepat.

  • Mimisan. Mimisan juga merupakan salah satu ciri-ciri dari hipertensi, oleh sebab itu jangan abaikan jika terjadi mimisan. Bahkan tidak jarang penyebab mimisan salah satunya adalah karena darah itnggi.

  • Mati Rasa dan Kesemutan

Semakin meningkatnya taraf hipertensi pada pasien, maka akan mengakibatkan mati rasa dan kesemutan. Jika hal ini terjadi maka tingkatkanlah kewaspadaan dan segerlah lakukan tindakan medis, karen ini merupakan gejala awal stroke yang disebabkan oleh hipertensi.

  • Terdapat Titik Darah Pada Mata

Jika kita melihat adanya titik darah pada bagian mata maka hendaklah periksakan tekanan darah. Hal ini adalah salah satu ciri-ciri dari hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Tips Untuk Kita Semua

Lebih naik mencegah daripada mengobati. Pepetah klasik tersebut masih sangat berguna bagi kita untuk mengingatkan kita agar senantiasa menjaga kesehatan. Ada beberap tips yang dapat kita lakukan untuk menghindari hipertensi atau tekanan darah tinggi, yaitu:

  1. Perbaiki dan mulailah pola hidup sehat sejak dini, olah raga secara teratur.
  2. Senantiasa menjaga pola makan, hindari menggunakan garam secara berlebih, pemanis (terutama pemanis buatan), lemak jenuh, dan lain-lain.
  3. Berhentilah merokok dan minum alkohol.
  4. Menjaga berat badan agar tetap ideal, karena hipertensi lebih sering terjadi pada seseorang yang obesitas.
  5. Jagalah kondisi pikiran agar tetap tenang dan hindari kondisi stres.
  6. Hindari mengkonsumsi secara berlebih segala jenis minuman dan makanan yang mengandung kafein.

Mencegah sangat baik di bandingkan mengobati untuk itu mengenali ciri ciri darah tinggi sangat penting agar tidak berdampak kronis pada penyakit paling mematikan seperti stroke dan kolesterol tinggi.

IndoPrimbon